Showing posts with label Peternakan. Show all posts
Showing posts with label Peternakan. Show all posts

Wednesday, May 3, 2017

Cara Budidaya Udang Galah di Kolam dengan Lahan Kecil

Udang galah merupakan salah satu jenis udang air tawar yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi, permintaaan akan udang galah baik dalam negri maupun luar negri sangatlah tinggi, harga yang di tawarkan untuk udang galak juga sangat tinggi. Hal tersebut menjadi potensi yang cukup besar untuk mengembangkan budidaya udang galah, 

Budidaya udang galah sendiri dapat dilakukan baik di kolam maupun di tambak dengan ukuran yang cukup besar biasanya untuk ukuran usaha yang telah di pegang oleh perusahaan, satu tambak lebarnya dapat sampai 5 hektar hingga 10 hektar, namun jika Sahabat Inspirasi Berkebun hanya ingin usaha sampingan di rumah Sahabat Inspirasi Berkebun dapat membuat kolam seadanya dengan ukuran yang lebih kecil dari pada ukuran tambak.

Walaupun Sahabat Inspirasi Berkebun menggunakan kolam kecil dalam budidaya udang galak. potensi hasilnya juga sudah dapat di jadikan ladang usaha sampingan yang cukup lumayan.

Pada tulisan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai bagaimana cara budidaya udang galah dikolam dengan lahan kecil. Silahkan Sahabat Inspirasi Berkebun perhatikan penjelasan yang akan kami paparkan dibawah ini yang bisa di praktekkan dan di pelajari dengan mudah.

Pemilihan Benih
Untuk memulai budidaya udang galah terlebih dahulu Sahabat Inspirasi Berkebun harus memilih benih yang akan Sahabat Inspirasi Berkebun budidayakan di kolam sebaiknya pilihlah benih udang galah dengan ukuran yang sedang dan yang paling penting benih dari udang galah tidak cacat dan dalam kondisi sehat,

Persiapan Kolam
Siapkan kolam udang galah yang di buat pada ketinggian 0 meter hingga 700 meter diatas permukaan air laut dan merupakan kawasan yang dekat dengan air, agar pada saat musim kemarau tidak susah mendapatkan air, untuk debit air yang di anjurkan dalam budidaya udang galah ialah 0,5 liter per detik hingga 1 liter per detik , luas kolam yang di buat untuk budidaya udang galah ialah 300 m2 hingga 100 m2.

Udang galah sebaiknya di pelihara pada kolam yang menegalir, hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kualitas air supaya selalu bersih dan tidak mudah tercecer. Pengantian air dapat di lakukan sewaktu-waktu antara 30 % hingga 50 % dengan air yang baru.

Pencegahan Penyakit Udang Galah
Untuk pencegahan penyakit dalam budidaya udang galah diperlukan metode khusus supaya penyakit tidak sampai datang.Bberikut adalah penjelasan bagaimana cara pencegahan penyakit pada udang galah.

Pertama melalui pengamatan visual yaitu dengan cara lakukan pemeriksaan terhadap udang galah, apakah terdapat gejala penyakit serta morfologi pada udang tersebut yang akan di budidayakan.

Kedua dengan melakukan pengamatan melalui mikroskopik dengan cara memeriksa potongan-potongan udang yang dapat dilakukan di laboratorium proses ini harus dilakukan oleh seseorang yang mempunyai ilmu di bidangnya.

Ketiga melakukan pengamatan secara visual dengan cara di lihat dari ciri-ciri udang galah apakah baik atau tidak
Cara Budidaya Udang Galah di Kolam dengan Lahan Kecil
Pemberian Pakan Udang
Pemberian pakan yang baik akan sangat berpengaruh pada budidaya udang galah tersebut, pemberian pakan udang galah sebaiknya dilakukan dengan pakan yang mengandung beberapa unsur diantaranya mengandung nutrisi yang cukup seperti mineral, lemak, karbohidrat dan vitamin. Jika semua unsur itu telah di penuhi dan dilakukan pemberian pakan pada waktu yang tepat serta tidak sampai telat pasti potensi akan budidaya udang galah akan lebih baik.

Proses Panen
Pemanenan udang galah pada biasanya dilakukan pada umur 6 bulan hingga 7 bulan. Proses Panen dapat dilakukan secara bertahap yaitu dengan cara memilih udang galah dengan ukuran tertentu sesuai dengan permintaan pasar pada saat itu. Pada kondisi normalnya udang galah dapat di panen lima kali dalam 1 tahun, namun hal tersebut dapat berubah dan di lihat dari banyaknya kolam yang Sahabat Inspirasi Berkebun buat sebelumnya.

Pemasaran udang galah tidaklah susah banyak para pencari udang galah yang mengantri walaupun harga udang galah cukup tinggi namun tingkat permintaan dari udang galah sangatlah tinggi di pasaran.

Demikian tulisan kami mengenai bagaimana cara budidaya udang galah dikolam dengan lahan kecil. Semoga tulisan kami dapat bermanfaat untuk Sahabat Inspirasi Berkebun. Silahkan bagikan tulisan ini ke halaman facebook Sahabat Inspirasi Berkebun untuk menyimpan tulisan ini.

Sumber: inspirasi pertanian. com/2 016/12/car a-bu didaya-udan g-galah-di-kola m.html

Friday, April 28, 2017

Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal 60 Hari Bisa Panen

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal 60 Hari Bisa Panen – Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat indonesia karena harga ikan lele yang relatif terjangkau dan mempunyai rasa yang gurih.

Ikan lele ini sering kita jumpai dihampir semua wilayah Indonesia untuk dijadikan makanan konsumsi seperti sambal lele, pecel lele dan lain sebagainya.

Untuk membudidayakan ikan lele ini sangatlah mudah dikarenakan ikan lele ini cukup mudah untuk hidup diberbagai wilayah di Indonesia, kolam dan jenis air. 

Dalam membudidayakan ikan lele yang satu ini Sahabat Inspirasi Berkebun bisa menggunakan semen, kolam tanah ataupun kolam terpal, bagi Sahabat Inspirasi Berkebun para pemula tidak ada salahnya Sahabat Inspirasi Berkebun mencoba dikolam terpal terlebih dahulu untuk membudidayakan ikan lele ini.

Penggunaan kolam dari terpal disini bertujuan untuk menghemat biaya dan bisa kita lakukan meskipun dilahan yang sempit atau terbatas.

Pada tulisan kali ini kami akan membahas bagaimana cara budidaya ikan lele di kolam terpal 60 hari bisa panen. Langsung saja Sahabat Inspirasi Berkebun perhatikan cara-cara berbudidaya ikan lele di terpal seperti dibawah ini. 
Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal 60 Hari Bisa Panen
Penyiapan Bibit
Pilihlah bibit ikan lele dengan pertumbuhan yang baik dan asal usul induk ikan lelenya jelas, sehingga kita bisa mengetahui kualitas bibit ikan lele tersebut.

Dalam menyiapan bibit Sahabat Inspirasi Berkebun bisa juga membelinya di penjual bibit ikan terpercaya atau bisa juga langsung kebalai perikanan yang ada disekitar wilayah Sahabat Inspirasi Berkebun.

Jenis ikan lele yang biasa dibudidayakan oleh pembudidaya lele dan cepat besar adalah jenis ikan lele sangkuriang, ikan lele dombo dan ikan lele phyton.

Pembuatan Kolam Terpal
Bahan Bahan yang di Perlukan
Terpal dengan ukuran 7 meter x 5 meter untuk 1000 bibit ikan lele.
Kayu, usahakan kayu yang bisa hidup seperti kayu randu, kayu joar dan kayu ulin.
Bambu.
Pasir.
Paralon ukuran denga ukuran 1 meter hingga 2 meter ''.
Paku.

Cara Membuat Kolam Terpal
Buatkan lubang terlebih dahulu dengan ukuran 5 meter x 3 meter dan kedalaman 30 cm kemudian berikan pasir untuk menjaga terpal supaya tidak bocor dan robek.

Tancapkan kayu pada sekeliling lubang dengan ketinggian satu meter dari permukaan tanah, usahakan yang rapat supaya kuat untuk menahan beban air didalam terpal.

Belah bambu kemudian buat menyerupai reng untuk membuat rumah selanjutnya tempelkan bambu yang sudah dibelah dikayu yang telah ditancapkan dengan paku.

Setelah kerangka telah jadi pasang terpal kemudian beri paralon untuk membuang air dengan cara membuat lubang pada dasar terpal kemudian pasang paralon dan ikat yang rapat jangan sampai terpal bocor.

Jika telah jadi, Isi air sebanyak 1/4 kolam saja dan diamkan selama 1 minggu hingga 2 minggu supaya kolam steril dari zat kimia yang berasal dari terpal Sahabat Inspirasi Berkebun.
Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Lele
Penebaran Benih Ikan Lele
Tebar benih yang telah Sahabat Inspirasi Berkebun pilih dengan cara letakan plastik bibit ikan lele kedalam kolam biarkan beberapa menit supaya suhu air dalam plastik menyesuaikan dengan air di dalam kolam milik Sahabat Inspirasi Berkebun.

Setelah dirasa cukup, buka ikatan tali plastik biarkan bibit ikan lele keluar dengan sendirinya supaya ikan lele cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Usahakan untuk penebaran ikan lele dilakukan setelah kolam terpal airnya berwarna kehijauan yang bertanda air sudah netral dan banyak plangton sebagai pakan alami ikan lele tersebut.

Perawatan Ikan Lele
Perawatan ikan lele dilakukan dengan cara memberikan pakan sebanyak sehari 4 kali untuk mempercepat pemanenan ikan lele yaitu pada pagi hari, siang hari, sore hari dan malam hari.

Pengantian air kolam dilakukan jika air kolam telah bau dan ikan mulai stres ditandai dengan nafsu makan ikan lele berkurang dan ikan lele banyak yang mengambang serta mati.

Pemanenan Ikan lele
Pemanenan bisa dilakukan setelah ikan lele telah berumur 60 hari hingga 75 hari setelah ikan lele ditebar dikolam, pemanenan ikan lele dilakukan dengan cara membuang air kolam hingga habis kemudian ambil ikan lele menggunan jaring atau serok.

Setelah ikan lele di jaring masukan ikan lele kedalam drigen atau bak yang telah dibuat secara khusus untuk menampung ikan lele dan ikan lele siap dipasarkan.

Demikian tulisan kami yang sederhana ini, cukup mudah bukan cara budidaya ikan lele di kolam terpal 60 hari bisa panen, semoga bisa berguna dan bisa membuat Sahabat Inspirasi Berkebun tertarik membudidayakan ikan lele. Silahkan bagikan tulisan ini ke halaman facebook Sahabat Inspirasi Berkebun untuk menyimpan tulisan ini. Selamat mencoba Sahabat Inspirasi Berkebun.

Sumber: Teori Petani

Monday, April 17, 2017

Teknik Minapadi Memberikan Keuntungan Hingga 150%

Minapadi adalah merupakan teknik penanaman padi dan budidaya ikan pada 1 tempat. Teknik minapadi sekarang telah berkembang di Negara Indonesia. Teknik minapadi sangat bergantung kepada beberapa hal seperti ketersediaan air, bibit, pasar dan curah hujan. Di indonesia sendiri untuk ketersediaan air, bibit, pasar dan curah hujan sangat memadai hal tersebutlah yang membuat sistem minapadi sangat cocok dan bagus di terapkan di Indonesia.
Teknik Minapadi
Penerapan teknik minapadi ini tergolong cukup mudah, hanya saja ada beberapa yang harus di perhatikan untuk memulianya. Pada tulisan kali ini kami akan berbagi kepada Sahabat Inspirasi Berkebun bagaimana cara Teknik Minapadi Memberikan Keuntungan Hingga 150%.

Langsung saja perhatikan dan pahami apa saja yang perlukan dalam memulai teknik minapadi dibawah ini:

Persiapan Lahan
  • Pembajakan pada tanah dilakukan seperti biasa dan setelah dibajak biarkan beberapa hari supaya tanahnya mengendap.
  • Buatlah saluran air pada sekeliling lahan dan pembuatan pintu masuk air dan pintu keluar air.
  • Bibit tanaman padi yang digunakan ialah jenis padi ciherang karena jenis ciherang ini lebih tahan terhadap air serta lebih kuat dan tidak mudah roboh. Penanaman menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1.
  • Buatlah kolam pada bagian pinggir dengan kedalaman 70 cm hingga 80 cm.
  • Pemupukan tanaman padi bisa menggunakan Phonska, urea dan NPK. Pemupukan nantinya akan mengalami pengurangan, karena ada penambahan pupuk alami dari sisa pakan ikan dan kotoran ikan.
  • Minapadi dapat memperbaiki pematang sawah.
Pelaksanaan Sistem Minapadi
  • Bibit padi yang digunakan ialah bibit muda yang telah berusia antara 15 hari hingga 20 hari.
  • Selanjutnya lahan dibiarkan macak-macak setelah ditanami padi selama 14 hari
  • Pemupukan bias dilakukan dengan menggunakan pupuk Phonska, urea dan NPK pada saat tanaman padi telah berumur 7 HST (hari setelah tanam).
  • Jaring harus dipasang untuk menghindari dari burung pemakan ikan, bebek atau yang lainya.
Penggunaan Jarring Sangat di Perlukan pada Teknik Minapadi
Penebaran Bibit Ikan
  • Penebaran bibit ikan bisa dilakukan setelah tanaman padi telah menginjak usia 14 hari. pada lahan sawah dengan luas 1000 m persegi bisa ditabur bibit ikan sebanyak 1200 ekor hingga 1500 ekor. Pada biasanya jenis ikan yang cocok digunakan untuk sistem minapadi ini biasanya jenis ikan nila, ikan gurameh, ikan lele, udang galah bahkan ikan hias koi juga dapat di padukan dalam sistem minapadi ini.
  • Pemberian pakan ikan, dapat dilakukan setiap pagi hari dan sore hari.
  • Jagalah volume air pada ketinggian 30cm pada area tanaman, sehingga tinggi air pada area pinggir atau kolam sekitar 75cm.
  • Hal yang terpenting jangan menggunakan pestisida untuk pengendalian hama pada tanaman padi, karena serangga-seranga kecil hama tanaman akan dimakan oleh ikan. Hal ini lah yang menjadi salah satu keunggulan dari menanam padi menggunakan sistem minapadi.
Teknik Minapadi
Kami berharap kedepan Sahabat Inspirasi Berkebun banyak yang menggunakan sistem mindapadi ini. Bukan hanya bisa menghasilkan keuntungan yang berlipat dan menghasilkan padi yang berkualitas namun bias juga menciptakan lingkungan yang baik untuk alam sekitar.

Sekian tulisan kami mengenai Teknik Minapadi Memberikan Keuntungan Hingga 150% semoga dapat bermanfaat untuk Sahabat inspirasi berkebun dalam berinovasi di bidang pertanian. Silahkan bagikan tulisan ini untuk menyimpan tulisan ini.

Sumber : Sugeng Riyadi & Putra Tani
Gambar : Kabar Tani